Part A ( Pilihan Ganda) masih dalam proses pengeditan (^-^)
B. Jawablah pertannyaan berikut!
1.
Kelenjar
pencernaan apa saja yang mengeluarkan
sekresinya ke rongga mulut? Tuliskan fungsinya!
Jawab : Kelenjar penceranaan yang berada pada rongga mulut yaitu kelenjar
ludah di dekat telinga, disebut galndula parotis, mengahasilkan ludah berbentuk
air dan mengndung enzim amylase. Di rahang bawah terdapat glandula
submaksilaris dan glandula sublingualis, keduanya menghasilkan getah yang
mengandung air dan lendir.
2.
Pada
usus halus manusia terjadi pencernaan apa saja? Enzim apakah yang berperan?
Jawab : Pada usus halus pencernaan manusia terjadi penyerapan sari makanan
yang dibantu oleh beberapa enzim. Dinding usus halus banyak mengandung kelenjar
mukosa halus yang menghasilkan 3 liter getah per hari. Getah ini mengandung enzim
sakarase (mencerna sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa), maltase (menceran
maltose menjadi glukosa), laktase (mencerna laktosa menjadi glukosa) dan
erepsinogen (diaktifkan oleh enterokinase menjadi erepsin).
3.
Bagaimana
cara usus halus mengabsorpsi asam lemak dan gliserol?
Jawab : Hasil-hasil pencernaan (asam
lemak dan gliserol) diabsorpsi oleh vili (jonjot) usus halus. Pada dindign usus
halus terdapat vili dan mikrovili yang berfungsi memperluas permukaan usus
halus.
4.
Jelaskan
struktur lambung hewan pemamah biak, dan uraikan bagaimana cara pencernaan
selulosa!
Jawab : Khusus hewan pemamah biak (ruminansia), lambungnya terbagi menjadi
empat ruang yaitu rumen, retikulum, omasum dan abomasum. Di rumen terdapat
simbiosis antara hewan pemamah biak dengan bakteri dan flagelata yang dapat
menghasilkan enzim selulase. Bakteri yang mampu menghancurkan selulosa
contohnya adalah Cytophaga, sedangkan flagelata yang biasa terdapat dalam tubuh
hewan ruminansia adalah Cypromonas subtilis. Di dalam rumen terjadi pencernaan
protein dan polisakarida, serta fermentasi selulosa dan enzim selulase.
5.
Mengapa
pengukuran BMR seseorang tidak dapat dilakukan beberapa menit sesudah makan?
Jawab : BMR harus diukur 12 jam sesudah makan, karena dalam beberapa menit
sesudah makan, BMR dapat naik sampai ±30% diatas nilai istirahat.
C. Jawablah pertanyaan berikut
berdasarkan analisismu!
1.
Seorang
laki-laki berumur 60 tahun, mempunyai berat badan 60 kg. Ketika berumur 48
tahun, berat badannya 80 kg. Berapa kalorikah perubahan BMR orang tersebut?
Jawab : Umur 60 tahun dengan berat 60
kg=0,9x60x24=1296 kalori.
Umur
48 tahun dengan berat 80 kg = 0,9x80x24=1728 kalori . jadi, perubahan kalori =
432 kalori
2.
Pemakaian
anoskop (endoskop untuk anus) di bidang kedokteran sebenarnya kurang higienis. Mengapa?
Jelaskan teknologi mutakhir untuk mengetasi hal tersebut!
Jawab : Karena kemungkinan bakteri yang terdapat pada anoskop masuk kedalam
anus . sehingga dapat menyebabkan penyakit .
3.
Apakah
yang harus diwaspadai jika anda membeli makanan dalam kaleng?
Jawab : Tanggal kadaluarsa dan zat-zat
kimia yang terkandung didalamnya.
4.
Kuda,
kelinci, dan sapi sama-sama hewan ruminansia pemakan rumput. Akan tetapi,
kotoran kuda dan kelinci berbeda dengan sapi. Jelaskan logika penyebab
perbedaan tersebut!
Jawab : Karena Hewan seperti kuda, kelinci, dan marmut
tidak mempunyai struktur lambung seperti pada sapi untuk fermentasi seluIosa.
Proses fermentasi atau pembusukan yang dilaksanakan oleh bakteri terjadi pada
sekum yang banyak mengandung bakteri. Proses fermentasi pada sekum tidak
seefektif fermentasi yang terjadi di lambung. Akibatnya kotoran kuda, kelinci,
dan marmut lebih kasar karena proses pencernaan selulosa hanya terjadi satu
kali, yakni pada sekum. Sedangkan pada sapi proses pencernaan terjadi dua kali,
yakni pada lambung dan sekum yang kedua-duanya dilakukan oleh bakteri dan
protozoa tertentu.
Pada
kelinci dan marmut, kotoran yang telah keluar tubuh seringkali dimakan kembali.
Kotoran yang belum tercerna tadi masih mengandung banyak zat makanan, yang akan
dicernakan lagi oleh kelinci.
5.
Bagaimana
pendapat Anda tentang gaya hidup modern, yang sering mengonsumsi makanan cepat saji?
Jawab : Menurut saya penggunaan makanan cepat saji
itu tidak baik karena banyak mengandung zat pengawet yang dapat mengakibatkan kerusakan
pada ginjal . Makanan siap saji yang cenderung banyak
dikonsumsi akhir-akhir ini banyak menimbulkan pro dan kontra. Dari satu sisi
untuk ibu rumah tangga yang juga bekerja di luar rumah, makanan siap saji
memberikan keuntungan dan kemudahan dalam penyajian. Akan tetapi makanan siap
saji yang dipasarkan saat ini menggunakan berbagai bahan aditif yang bertujuan
untuk mengawetkan dan memberikan citarasa yang lebih baik pada produknya.
Bagian D-nya akan di repost dengan Part A (PG)
Ciao~~~
NightCielo
0 komentar:
Posting Komentar